Blog Pembelajaran TIK dan Bahasa Inggris,yang menunjang kegiatan pembelajaran melalui internet. Siswa dapat belajar mandiri mempelajari materi dan berlatih mengerjakan soal on line untuk mengukur pemahaman atas materi yang telah dipelajari.

Monday, February 18, 2013

Manfaat Try Out dan Pendalaman Materi UN

 
Senin, 18 Februari 2013 merupakan hari pertama dan Try Out I dari rencana Try Out dua kali dalam mengukur kesiapan para siswa mengikuti Ujian Nasional / UN 2013.  Selanjutnya Try Out saya sebut TO dalam tulisan ini. Hari itu, saya ditugaskan untuk mengawas TO siswa kelas 9. Saya mengamati para siswa  bersemangat sekali mengerjakan soal try out bahasa Indonesia.  Untuk TO pertama ini soal mengacu pada MGMP DKI.
Di sekolah kami, SMP N 10 Kota Tangerang Selatan,  try out dan pendalaman materi  UN, anak –anak dan para guru yang memberi pendalaman materi biasa menyebutnya dengan singkatan PM, niscaya selalu diadakan tiap tahun. Semua dilakukan supaya  para siswa kelas 9 lebih siap menghadapi Ujian Nasional yang umumnya di berbagai berita mass media terjadi pro kontra. Kami umumnya dan para panitia UN khusus, bahkan para orang tua wali siswa tidak ingin ada siswa yang tidak lulus Ujian Nasional karena kekurangsiapan mereka.
Diadakannya TO membuat para siswa lebih terlatih mengerjakan soal-soal setara UN dan membuat mereka menjadi tahu tingkat kemampuan mereka dari mata pelajaran yang diujikan.
Sedangkan kalau PM diadakan untuk membimbing peserta didik kelas 9 memahami materi lebih jauh. Diharapkan terjadi interaksi antara guru dan siswa sehingga tercipta pembelajaran yang berkualitas. Dengan adanya PM mendorong para peserta didik bertanya tentang materi-materi pelajaran yang belum dipahami dan dikuasai..
Bagi  guru-guru yang ditugaskan untuk memberikan PM, memberikan pelayanan kepada siswa tidaklah mudah. Mereka harus memberikan pelayanan terbaiknya. Apalagi di  sekolah kami intake peserta didiknya tidak seperti pada umumnya sekolah negeri yang ada di Kota Tangerang Selatan. Anak didik kami dalam keseharian belajarnya terlihat kurang sekali motivasi belajarnya. Dan masih banyak faktor faktor lain yang menyebabkannya. oleh karena itu diiharapkan  para guru harus melayani siswa dengan sepenuh hati dan membimbing serta memberi motivasi yang lebih lagi kepada mereka agar mampu menguasai materi sesuai kisi – kisi UN  dengan baik.
Walaupun demikian , Alhamdulillah sekolah kami merupakan salah satu sekolah yang tingkat kelulusannya tiap tahunnya 100 persen dan selalu mendapat rata-rata nilai cukup memuaskan. Sudah pasti  semua ini, berkat dukungan dari berbagai pihak. Orang tua siswa, guru-guru dan masyarkat lingkungan sekitar sekolah.
Kami semua ,bersyukur khususnya para bapak ibu guru yang memberi PM, adanya TO dan PM menjadikan mereka  tahu peserta didik yang lemah dan segera  mungkin membimbing mereka untuk mendalami materi lebih baik lagi.
Informasi dari pihak penyelenggara secara Nasional  UN tahun ini,  soal UN akan dibuat dalam 20 paket per Mata Pelajaran. Maka rekan rekan guru kami yang mendapat tugas memberikan PM harus membimbing peserta didik agar mencapai prestasi terbaik sesuai harapan semia pihak. Namun demikian  kami menyadari bahwa nilai UN bukan segala-galanya dan membuat siswa hanya tertuju kepada pelajaran yang diUNkan saja. Rekan rekan guru senantiasa mencoba mengimbanginya dengan kegiatan lain   yang bermanfaat buat siswa agar otak kanan dan kiri  bekerja secara seimbang. Pendidikan karakter jelas harus didahulukan, agar mereka bukan hanya cerdas otak, tetapi juga prilaku.
Memang, Secara pribadi saya kurang setuju bila UN diselenggarakan untuk menentukan kelulusan seorang perserta didik. Menurut pendapat saya UN itu lebih bagus diadakan untuk pemetaan saja, sehingga pemerintah mengetahui sekolah mana saja  yang kurang berkualitas. Dengan pemetaan itu pemerintah diharapkan segera menambah dan melengkapi sarana dan prasarana sekolah dan meningkatkan SDM para guru. Agar para peserta didk nantinya mampu berpresatasi dan berkompetisi di era globalisasi dengan perkembangan ICT yang pesat ini.
 Akhirnya degan diselenggarakannya UN mudah-mudahan kwalitas pendidikan yang diharapkan dalam Tujuan Pendidikan Nasional dapat tercapai walaupun masih terjadi pro kontra, Itu semua harus mampu menjadikan pemangku wewenang penyelenggara UN terus menggali ide dan menampung aspirasi pemerhati dunia pendidikan agar tercipta model Ujian pengukur kemampuan kompetensi peserta didik yang lebih sempurna lagi. (reference wijayalab.com)

Reactions:

0 comments: