Blog Pembelajaran TIK dan Bahasa Inggris,yang menunjang kegiatan pembelajaran melalui internet. Siswa dapat belajar mandiri mempelajari materi dan berlatih mengerjakan soal on line untuk mengukur pemahaman atas materi yang telah dipelajari.

Tuesday, November 8, 2011

6-0 untuk Indonesia pertandingan perdana group A, tetapi ini yang Harus Dibenahi Timnas U-23

Wirawan Kusuma | Laksono Hari W | KOmpas,Senin, 07 November 2011 | 23:42 WIB

                                                                                        TRIBUNNEWS/HERUDIN
Pemain Timnas Indonesia, Okto Maniani (nomor 10), berusaha melewati pemain belakang Kamboja pada pertandingan penyisihan SEA Games XXVI di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta Pusat, Senin (7/11/2011).
JAKARTA, KOMPAS.com — Tim sepak bola nasional U-23 Indonesia tampil memukau pada laga awal penyisihan Grup A SEA Games XXVI melawan Kamboja, Senin (7/11/2011). Bermain cepat sejak awal, timnas mampu menang telak dengan skor 6-0 atas Kamboja.


Pelatih Timnas U-23, Rahmad Darmawan, mengaku senang atas penampilan pasukannya. Namun, ada beberapa catatan yang perlu dibenahi oleh timnas U-23. Yang jadi perhatian Rahmad adalah gagalnya timnas U-23 dalam mengatur tempo pada awal babak pertama.
"Kami memang bermain cepat. Namun, pemain terlalu banyak mendribel bola. Lalu, saya minta pemain untuk bermain lebih efektif, sirkulasi umpan mulai jalan, dan situasinya bisa lebih enak kalau kita mau dengan terbuka. Saya minta mereka untuk bersabar dalam memberikan umpan, bukan penetrasi atau dribbling bola," kata Rahmad.
Sebenarnya lini pertahanan Indonesia juga harus dievaluasi. Beberapa kali pertahanan "Garuda Muda" berhasil diterobos oleh pemain Kamboja. Bahkan salah satunya berhasil menggetarkan gawang Kurnie Meiga, meski akhirnya dianulir wasit karena pemain Kamboja sudah terlebih duluoffside.
"Praktis Kamboja punya tiga peluang emas. Namun, itu tidak semuanya kesalahan bek. Gol Kamboja yang dianulir itu murni kesalahan pemain tengah yang terlalu cepat melakukan tekel dan dia kehilangan posisi. Seharusnya dia tidak melakukan itu," ungkap Rahmad.
Secara keseluruhan, Rahmad puas dengan permainan keempat pemain belakangnya. Pertahanan Indonesia mampu mencegah tembakan-tembakan lawan. Pertahanan ini masih harus diuji melawan pemain dengan pergerakan lebih cepat. Ini yang akan dibenahi oleh Rahmad.

Reactions:

0 comments: