Blog Pembelajaran TIK dan Bahasa Inggris,yang menunjang kegiatan pembelajaran melalui internet. Siswa dapat belajar mandiri mempelajari materi dan berlatih mengerjakan soal on line untuk mengukur pemahaman atas materi yang telah dipelajari.

Sunday, January 30, 2011

Mengenal Lebih Dekat Ir.Drs.H. Bugiakso





Pada awalnya mungkin bagi sebagian orang awam, nama Ir. Drs. Bugiakso tampaknya masih terasa asing di telinga. Namun seiring dengan geliat aktivitas PEMILU 2009, nama yang satu ini sering disebut-sebut orang dan diberitakan dalam berbagai media masa sebagai salah satu alternatif calon pemimpin negeri ini, mewakili kalangan muda, yang dianggap mampu memberikan harapan baru bagi perubahan di negeri ini. Saat ini di dunia maya, khususnya di kalangan Blogger Indonesia, nama ini dipastikan akan semakin banyak dibicarakan orang seiring dengan gagasan cerdasnya untuk menyelenggarakan Blog Competition 2009, yang bertemakan “Aku untuk Negeriku”
Dari tema kompetisi yang diusungnya, sekilas kita bisa menangkap latar belakang sosok dari sang penggagas kompetisi, bahwa dia seorang anak negeri ini yang sangat mencintai negeri dan bangsanya. Jika dia memiliki komitmen tinggi dan sangat mencintai negeri dan bangsanya tentunya bukan sesuatu yang aneh karena memang dia berasal dari lingkungan keluarga tokoh Pejuang Nasional Panglima Besar Jenderal Soedirman, yang saat ini sedang diberi amanat oleh keluarga Besar Jenderal Soedirman untuk melanjutkan cita-cita perjuangan Jenderal Soedirman, melalui Jenderal Soedirman Center, dimana dia bertindak sebagai Ketua Umumnya.
Latar belakang pendidikan yang dimilikinya sebagai sarjana pertanian tampaknya sangat mempengaruhi kepribadiannya. Rasa kecintaannya terhadap para petani Indonesia yang berada di pelosok pedesaan dan senantiasa termarjinalkan tampaknya sangat melekat kuat dalam dirinya. Sebagai seorang yang dilahirkan dan pernah bergaul di daerah pedesaan, dia tidak merasa malu dan justru merasa bangga apabila saat ini ada orang menyebutnya sebagai Wong Ndeso.
Bakat kepemimpinannya sudah tampak ketika masih duduk di bangku SMP, dimana dia dipercaya oleh kawan-kawannya sebagai Ketua OSIS. Selanjutnya bakat kepemimpinannya terus diasah dan dikembangkan melalui kiprahnya dalam berbagai organisasi, baik pada tingkat lokal mau pun nasional (sebagai Wakil Ketua PBSI Provinsi DIY pada 1997 – 1999 Ketua GM Kosgoro DIY (2003-2006) dan anggota DPRD DIY (1999-2004). Ketua Umum Keluarga Besar Putra Putri Polri (KBP3) dan Ketua Umum Jenderal Soedirman Center (JSC)
Sosok pemuda yang biasa dipanggil Bugi ini ternyata juga memiliki jiwa enterpreneurship yang cukup kuat Pada tahun 1992 dia mendirikan dan menjadi Direktur PT. Randu Cipta Sejahtera dan pada tahun 1996 – 1999 menjadi Pemimpin Perusahaan Harian Yogya Post, sebuah surat kabar harian lokal di Yogyakarta.
Pada bulan Juli 2008, Bugiakso meluncurkan sebuah buku kecil yang diberi judul, “Setia Indonesia: Meneruskan Perjuangan Bangsa”, yang didalamnya mengupas tentang kondisi Indonesia masa lalu, saat ini, dan masa depan, menurut sudut pandangnya. Terkait dengan upaya membangun negeri ini, Bugiakso menawarkan tujuh kerangka konsep yakni(1) menggali pengetahuan Indonesia; (2) membangun jati diri bangsa Indonesia; (3) rekonsiliasi menuju persatuan nasional; (4) membangun kemerdekaan ekonomi; (5) mengembangkan politik perjuangan, (6) kebudayaan nasional yang ber-Bhineka Tunggal Ika; (7) memperkuat pertahanan nasional.
Hal lain yang menarik dari tokoh pemuda yang berkumis tebal ini adalah ternyata dia juga seorang pelantun lagu-lagu religius Islami dan telah dirilis dalam bentuk rekaman. Hampir di semua lagu-lagu religinya, dia selalu mengajak untuk memanfaatkan hidup dengan beribadah kepada Allah SWT. Bugiakso senantiasa mengajak para pendengar lagunya untuk berpikir kembali, hidup ini sangat singkat, jadi kenapa tidak diisi dengan hal-hal yang positif. Hasil penjualan album lagu-lagu religius ini digunakannya untuk membantu masyarakat yang biasanya dia berikan dalam pentas-pentas musiknya. Tidak hanya itu, atas kepiawaiannya dalam melantunkan lagu, dia sempat dianugerahi penghargaan rekor MURI no. 2.962 sebagai Konser Musik Berbahasa Jawa Pertama.
Melihat aneka talenta yang dimiliki dan komitmennya terhadap bangsa dan negeri ini, adalah wajar kalau saat ini pemuda kelahiran Magetan 11 Mei 1963 ini mulai banyak dilirik orang untuk dipertimbangkan sebagai calon alternatif pemimpin di negeri ini, di tengah-tengah kejenuhan orang terhadap para calon pemimpin yang sudah tidak muda lagi.Muda, cerdas, religius dan energik, barang kali itulah gambaran yang yang bisa kita tangkap dari sang penggagas Blog Competition 2009 ini.
Terlepas dari pembicaraan tentang sosok sang penggagas Blog Competition 2009, pemikiran tentang alternatif calon pemimpin nasional dari kalangan muda tampaknya sangat relevan untuk dipertimbangkan dalam konteks Indonesia saat ini. Jika saat ini rakyat Amerika bisa memilih presidennya yang berusia relatif muda, kenapa Indonesia tidak? Bukankah moment-moment penting perjalanan sejarah negeri ini pun banyak ditentukan para pemudanya.

Indonesia merupakan negeri yang secara geografis sangat luas dengan jumlah penduduk yang sangat besar tentunya memiliki permasalahan yang sangat kompleks, yang tidak mungkin dapat diselesaikan hanya dengan melalui pendekatan dan cara-cara konvensional, tetapi harus dilakukan dengan cara-cara yang lebih kreatif dan inovatif. Gagasan dan pemikiran kreatif dan inovatif inilah merupakan kekuatan yang ada dalam sosok pemuda, dibandingkan dengan para orang tua yang cenderung lebih bersifat konservatif-tradisional.
Dengan tetap tidak bermaksud mencampuri “urusan dalam negeri Anda”. Mungkin ada baiknya jika Anda sejenak mau merenungkan semua ini. Namun, apabila Anda mempunyai pemikiran dan keyakinan lain, tampaknya akan menjadi sebuah diskusi yang sangat menggairahkan sekaligus dapat memberikan pencerahan bagi kita semua
Selamat berdiskusi!
*))Bahan diambil dari berbagai sumber di Internet

Reactions:

0 comments: